SKK Migas Siapkan Proyek On Stream Baru, Percepat Lifting Minyak Nasional

Lima proyek hulu migas siap genjot produksi nasional, sejalan dengan tren ICP dan kebijakan fiskal energi, peluang investor ikut meningkat di sektor ini.

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKK Migas umumkan percepatan proyek migas baru, bagian strategi jaga ketahanan energi domestik. (Dok. skkmigas.go)

SKK Migas umumkan percepatan proyek migas baru, bagian strategi jaga ketahanan energi domestik. (Dok. skkmigas.go)

SATUAN Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan bahwa hingga pertengahan Juli 2025, empat proyek hulu migas telah resmi berproduksi.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D Suryodipuro, mengonfirmasi bahwa proyek-proyek tersebut adalah bagian dari 15 proyek yang dijadwalkan on stream sepanjang tahun ini.

Keempat proyek yang dimaksud meliputi Terubuk Medco E&P Natuna (24 April 2025), Leteng Tengah Rawa Expansion Medco E&P Grissik Ltd. (14 Maret 2025), Balam GS Upgrade Pertamina Hulu Rokan (16 Mei 2025), dan BUIC-C14 ExxonMobil Cepu Ltd. (23 Juni 2025).

Proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas produksi nasional, yang ditargetkan mencapai 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar kaki kubik gas per hari (BSCFD) pada 2030.

“Per hari ini sudah empat proyek berjalan, dan satu lagi akan menyusul dalam waktu dekat,” kata Hudi dalam pernyataan resmi di Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Satu Proyek Baru Segera On Stream, Tiga Lainnya Masuk Q3 2025

Proyek kelima yang dijadwalkan on stream dalam waktu dekat belum diumumkan secara resmi, namun disebut sebagai bagian lanjutan dari proyek sebelumnya yang telah beroperasi tahun ini.

Menurut Hudi, proyek ini bukan unit baru, melainkan peningkatan atau ekspansi dari lapangan migas yang sudah berjalan.

“Tindak lanjut ini merupakan bagian dari strategi pengembangan tahap dua, untuk meningkatkan output dari proyek yang telah ada,” ujarnya.

Selanjutnya, pada kuartal ketiga 2025, tiga proyek baru dijadwalkan memulai produksi, yaitu:

1. NOD A14 Stage-2 (Pertamina Hulu Rokan)
2. Akasia Bagus Stage-1 (Pertamina EP)
3. Karamba (Indosino O&G)

Penambahan produksi dari proyek-proyek tersebut diproyeksikan mendukung target produksi tahunan dan mengurangi defisit pasokan domestik.

Target 15 Proyek Migas Berproduksi Sepanjang 2025 Masih Sesuai Jalur

SKK Migas sebelumnya telah menetapkan target 15 proyek on stream selama 2025, dengan total estimasi tambahan produksi mencapai lebih dari 19.000 BOPD dan 300 MMSCFD gas.

Empat proyek yang sudah beroperasi sejak Maret hingga Juni 2025 berkontribusi awal sekitar 8.500 BOPD dan 70 MMSCFD gas.

Dengan realisasi tersebut, SKK Migas masih berada dalam lintasan yang sejalan dengan proyeksi nasional dan timeline proyek.

“Jika proyek kelima berhasil on stream sesuai jadwal, maka setidaknya sepertiga dari target tahun ini telah tercapai sebelum akhir kuartal tiga,” jelas Hudi.

Pencapaian ini akan menjadi indikator awal keberhasilan roadmap pengembangan lapangan migas jangka menengah nasional.

Investor Migas Lirik Indonesia karena Kepastian Proyek dan Regulasi

Kepastian eksekusi proyek dan percepatan perizinan menjadi daya tarik utama bagi investor sektor migas, terutama pada proyek-proyek eksplorasi dan pengembangan tahap lanjut.

Pemerintah dalam pernyataan publik awal Juli lalu mengatakan bahwa percepatan investasi sangat bergantung pada kepastian teknis dan hukum.

“Pemerintah terus berkomitmen menyederhanakan proses perizinan dan menjamin kepastian fiskal bagi investor hulu migas”.

Langkah konkret seperti integrasi sistem perizinan OSS dengan skema investasi migas dan percepatan AMDAL dipandang positif oleh pelaku industri.

Percepatan On Stream Jadi Kunci Capai Target Energi Nasional 2030

Dengan proyeksi penurunan produksi alami dari lapangan migas eksisting, Indonesia membutuhkan tambahan proyek on stream setidaknya 10 per tahun hingga 2030.

Dalam laporan kuartal II 2025, SKK Migas mencatat bahwa 60% tambahan lifting migas nasional berasal dari proyek-proyek baru sejak 2020.

Target produksi 1 juta BOPD dan 12 BSCFD gas membutuhkan investasi tahunan sekitar USD 15 miliar hingga USD 20 miliar per tahun dalam bentuk eksplorasi, pengembangan, dan fasilitas produksi.

Menurut analisis, kepastian proyek hulu migas akan mempengaruhi stabilitas neraca perdagangan energi Indonesia, yang saat ini masih mengimpor sekitar 650.000 BOPD minyak mentah.

Peningkatan kapasitas dalam negeri akan mengurangi ketergantungan impor dan memperbaiki struktur defisit transaksi berjalan sektor energi.

Outlook Pasar Migas Domestik Didukung Proyek Strategis Hulu Energi

Dengan total 15 proyek yang direncanakan on stream pada 2025, outlook pasokan migas domestik diprediksi membaik mulai akhir tahun ini.

Proyek-proyek tersebut tidak hanya memperkuat pasokan gas industri dan pembangkit, tetapi juga meningkatkan potensi ekspor LNG jangka pendek.

Harga minyak mentah jenis ICP (Indonesian Crude Price) pada Juli 2025 tercatat USD 83,40 per barel, naik 4,6% dibandingkan kuartal sebelumnya, didorong oleh ketatnya pasokan global dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Jika tren ini berlanjut, proyek-proyek migas yang baru on stream di Indonesia akan memiliki internal rate of return (IRR) lebih baik dari proyeksi awal.

Analis dari Wood Mackenzie menyebut bahwa stabilitas harga komoditas akan mendorong capital expenditure (capex) lebih besar dari perusahaan global untuk wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahnews.com dan Haloagro.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sentranews.com dan Indonesiaraya.co.id.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojateng.com dan Hariankarawang.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Bisnis Bitcoin Kian Moncer, Yuk Belajar Bisnis Crypto
Jalan Panjang Merger Garuda Pelita di Tengah Konsolidasi Pertamina
Tren Ekspansi Manufaktur RI, PMI Agustus 2025 Catat 51,5 Poin
Kledo: Software Akuntansi Modern dengan Fitur Aplikasi Kasir Gratis untuk Bisnis
Dari GCG hingga Energi Hijau, Begini Resep Sukses Pertamina di Fortune Global 500
Syngenta Luncurkan PIJAR dan SETIA, Jawab Tantangan Petani Lawan Hama
15 Pengusaha Indonesia Hadir di SCO Investment Conference 2025 di Qingdao Tiongkok
KEIND Wakili Indonesia di SCO Investment Conference & Trade Expo 2025 di Qingdao Tiongkok

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 19:49 WIB

Bisnis Bitcoin Kian Moncer, Yuk Belajar Bisnis Crypto

Rabu, 17 September 2025 - 11:30 WIB

Jalan Panjang Merger Garuda Pelita di Tengah Konsolidasi Pertamina

Rabu, 3 September 2025 - 06:29 WIB

Tren Ekspansi Manufaktur RI, PMI Agustus 2025 Catat 51,5 Poin

Senin, 1 September 2025 - 11:32 WIB

Kledo: Software Akuntansi Modern dengan Fitur Aplikasi Kasir Gratis untuk Bisnis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 10:04 WIB

Dari GCG hingga Energi Hijau, Begini Resep Sukses Pertamina di Fortune Global 500

Berita Terbaru