Huawei Luncurkan Laporan “Fully Connected Industrial Networks” guna Mendorong Pemutakhiran Arsitektur Pabrik Cerdas

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Release of the Fully Connected Industrial Networks report

Release of the Fully Connected Industrial Networks report

BARCELONA, Spanyol, 3 Maret 2026 /PRNewswire/ — Di ajang MWC Barcelona 2026, Huawei menggelar "Manufacturing and Large Enterprises Forum" dengan tema "Intelligent Factory Upgrades Boost Digital Productivity". Hampir 100 pelanggan industri, mitra, dan pakar berkumpul untuk membahas perkembangan teknologi digital dan cerdas di sektor manufaktur.

Release of the Fully Connected Industrial Networks report
Release of the Fully Connected Industrial Networks report

Dalam kesempatan tersebut, Liu Chao, Vice President, Huawei, yang juga menjabat CEO, Manufacturing & Large Enterprises BU Huawei, bersama para tamu lain, meluncurkan laporan berjudul "Fully Connected Industrial Networks". Disusun berdasarkan praktik Huawei dan studi kasus industri, laporan ini memaparkan empat tren utama untuk jaringan industri: akses menyeluruh, konektivitas terintegrasi, jaringan otonom, serta keamanan jaringan terpadu. Tren-tren ini membuka peluang penting bagi perusahaan manufaktur untuk mempercepat transformasi digital.

Lewat paparannya, Liu Chao menyampaikan, dalam tiga tahun terakhir, Huawei telah melayani lebih dari 27.000 pelanggan manufaktur dan perusahaan besar di seluruh dunia dengan pertumbuhan basis pelanggan lebih dari 50%. Kesuksesan ini tercapai berkat inovasi mandiri Huawei dalam teknologi informasi dan komunikasi (ICT), pengalaman luas di industri manufaktur, serta ekosistem industri yang terus berkembang. Huawei juga bekerja sama dengan lebih dari 1.500 mitra dalam mengembangkan solusi, jumlah mitra yang meningkat 20% dari tahun sebelumnya. Di era teknologi cerdas, perusahaan kini beralih dari pertanyaan "mengapa" menggunakan AI menjadi "bagaimana" dan "apa" yang dapat dilakukan dengan AI. Dari ratusan proyek AI yang dijalankan, Huawei menemukan, penerapan AI yang efektif memerlukan kombinasi model dasar yang kuat dan data industri berkualitas tinggi. Selain itu, arsitektur TI harus mendukung pengembangan bisnis pada masa depan dan transformasi organisasi. Maka, penggunaan AI kini meluas dari departemen TI ke berbagai lini bisnis. Faktor utama penerapan AI dalam produksi dan manufaktur juga sejalan dengan kemampuan baru yang dijelaskan dalam laporan tersebut.

Menanggapi tren tersebut, Huawei menampilkan berbagai solusi pabrik cerdas, termasuk jaringan produksi terintegrasi, guna mendukung transformasi cerdas di sektor manufaktur. Solusi ini dibangun di atas tiga kemampuan inti: konvergensi IT/OT, penerapan jaringan nirkabel, serta keamanan dan operasi & pemeliharaan (O&M) terpadu. Produk-produk ini telah diterapkan di ribuan pabrik dan menunjukkan kinerja yang andal.

Jaringan produksi dengan konvergensi IT/OT yang sangat andal memanfaatkan teknologi seperti Multichassis Link Aggregation Group (M-LAG) dengan peningkatan tanpa gangguan (hitless upgrade) serta switch industri untuk menjamin keandalan jaringan hingga 99,999%, bandwidth 10 Gbps, dan latensi rendah. Hal tersebut mendukung proses produksi berkelanjutan dan inspeksi kualitas berpresisi tinggi. Solusi pabrik nirkabel berbasiskan Wi-Fi 7 untuk skenario industri mengurangi jumlah elemen jaringan dan meningkatkan fleksibilitas sehingga mempercepat penyesuaian lini produksi. Sementara, solusi keamanan jaringan pabrik dan O&M cerdas mengintegrasikan teknologi perlindungan canggih untuk mencegah serangan siber sekaligus meningkatkan efisiensi O&M hingga dua kali lipat. Solusi ini memenuhi persyaratan kepatuhan regulasi data dan mendukung jaringan yang semakin otonom.

Solusi pabrik cerdas Huawei sejalan dengan visi yang tertuang dalam laporan Fully Connected Industrial Networks, serta menyediakan fondasi jaringan yang kuat untuk integrasi AI tingkat lanjut di sektor manufaktur. Inovasi tersebut membantu perusahaan menekan biaya, meningkatkan kualitas, dan mendorong efisiensi sehingga mempercepat transformasi cerdas.

Ke depan, Huawei akan terus bekerja sama dengan mitra industri guna mempercepat transformasi teknologi digital dan cerdas di sektor manufaktur, serta mendukung produsen global dalam mencapai pertumbuhan berkualitas tinggi.

Informasi selengkapnya tentang solusi manufaktur cerdas Huawei: https://e.huawei.com/en/industries/manufacturing.

Berita Terkait

IPO GIFT City Pertama di India dibuka pada tanggal 16 Maret
Solusi DG GFM ESS Dukung Akses Listrik di Pulau-Pulau Terpencil Indonesia
LX Pantos Percepat Ekspansi Global dengan Mengakuisisi Pusat Logistik di Polandia
Program yang diluncurkan di Indonesia akan membantu mengakhiri perdagangan daging anjing dengan cara mencarikan mata pencaharian alternatif bagi pedagang
Dreame Tampilkan Ekosistem Pintar Berbasiskan AI di AWE 2026
TUMI MELUNCURKAN “MEDITERRANEAN ESCAPE” YANG MERAYAKAN PESONA PESISIR DAN KEMUDAHAN DALAM PERJALANAN
Dahua Technology Pamerkan Solusi ITS yang Didukung AI di Ajang Intertraffic 2026
Molicel Raih Status “Silver” dari RBA, Tetapkan Standar Baru dalam Produksi Baterai yang Etis

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 05:19 WIB

IPO GIFT City Pertama di India dibuka pada tanggal 16 Maret

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:15 WIB

Solusi DG GFM ESS Dukung Akses Listrik di Pulau-Pulau Terpencil Indonesia

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:56 WIB

LX Pantos Percepat Ekspansi Global dengan Mengakuisisi Pusat Logistik di Polandia

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:46 WIB

Program yang diluncurkan di Indonesia akan membantu mengakhiri perdagangan daging anjing dengan cara mencarikan mata pencaharian alternatif bagi pedagang

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:15 WIB

Dreame Tampilkan Ekosistem Pintar Berbasiskan AI di AWE 2026

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

IPO GIFT City Pertama di India dibuka pada tanggal 16 Maret

Kamis, 19 Mar 2026 - 05:19 WIB

Dreame X60 Ultra

Pers Rilis

Dreame Tampilkan Ekosistem Pintar Berbasiskan AI di AWE 2026

Selasa, 17 Mar 2026 - 16:15 WIB