JOHANNESBURG, 29 Juli 2026 /PRNewswire/ — Huawei meluncurkan solusi Xinghe AI Campus terbaru untuk kawasan Afrika bagian selatan dalam ajang Huawei Network Summit (HNS) 2026 South Africa. Mengusung konsep "Secure and Intelligent Connectivity", solusi ini menghadirkan konektivitas yang lebih aman dan cerdas. Pada kesempatan yang sama, Huawei juga menggelar acara penyerahan penghargaan "AirEngine Wi-Fi 7 CSI Sensing Challenge" sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi AI di berbagai industri bersama pelanggan dan mitra.
Solusi Xinghe AI Campus terbaru mengandalkan tiga keunggulan utama, yakni konektivitas nirkabel berkecepatan tinggi, sistem keamanan menyeluruh, dan kemampuan otonomi jaringan berbasis AI.
Konektivitas nirkabel berkecepatan tinggi: Huawei memperkenalkan AirEngine Wi-Fi 7 Advanced AP, access point pertama yang mengadopsi sejumlah inovasi Wi-Fi 8 yang segera hadir dengan kecepatan dan keandalan jaringan yang lebih tinggi. Salah satu teknologi andalannya adalah Intelligent Coordinated Scheduling and Spatial Reuse (iCSSR), sistem koordinasi multi-AP yang mampu mengurangi interferensi antarkanal secara signifikan, serta menggandakan kecepatan akses bagi pengguna dalam skenario jaringan yang padat. Sementara itu, teknologi Advanced Same Frequency Network (ASFN) dengan kemampuan zero roaming memvirtualisasikan beberapa access point menjadi satu "super AP". Dengan demikian, pengguna dapat berpindah di seluruh area jaringan tanpa kehilangan paket data (zero packet loss).
Keamanan menyeluruh: Melalui Solusi Xinghe AI Full-Scope Security Campus, Huawei menghadirkan sistem perlindungan yang mencakup keamanan perangkat, konektivitas, ruang fisik, hingga privasi.
- Keamanan perangkat: Meningkatnya penggunaan perangkat noncerdas (dumb terminal) di sektor pemerintahan, keuangan, dan berbagai industri lainnya turut meningkatkan risiko serangan siber. Untuk mengatasinya, Huawei memanfaatkan teknologi identifikasi perangkat berbasis AI yang mampu mengenali perangkat noncerdas secara otomatis dengan tingkat akurasi hingga 95%. Fitur Smart Anomaly Detection (SmartAD) juga dapat mendeteksi anomali lalu lintas perangkat dalam hitungan detik dan memblokirnya secara proaktif.
- Keamanan konektivitas: Teknologi eksklusif Wi-Fi Shield melindungi data dari risiko penyadapan pada lapisan fisik jaringan. Selain itu, kombinasi MACsec end-to-end dan Post-Quantum Cryptography (PQC) memastikan keamanan transmisi data tetap terjaga dalam jangka panjang, termasuk ketika komputasi kuantum semakin berkembang.
- Keamanan ruang fisik: Teknologi Wi-Fi CSI Sensing mendukung pemantauan kondisi keamanan suatu area hanya melalui satu access point dan mampu mendeteksi penyusupan dalam hitungan detik.
- Keamanan privasi: Untuk mengantisipasi ancaman perangkat perekam tersembunyi, iGuard AP menghadirkan deteksi yang menyeluruh, presisi tinggi, dan mampu beroperasi selama 24 jam tanpa henti guna melindungi rahasia perusahaan maupun privasi individu.
Otonomi jaringan: Solusi Xinghe AI Campus juga dibekali fitur operasi dan pemeliharaan O&M otomatis berbasis AI. Dengan dukungan iFlow, sistem mampu menganalisis pengalaman seluruh lalu lintas jaringan, mengidentifikasi penyebab menurunnya kualitas pengalaman pengguna (Quality of Experience/QoE) hanya dalam hitungan menit, serta memberikan visibilitas menyeluruh terhadap jalur jaringan dan kualitas layanan. Dipadukan dengan fitur pengambilan keputusan berbasis AI serta kemampuan pelacakan gangguan dalam hitungan menit, solusi ini mampu menyelesaikan sekitar 80% gangguan jaringan nirkabel secara otomatis.
Dalam sesi diskusi Xinghe AI Secure Campus, Alex Sun, Vice President, Campus Network Domain, Huawei Data Communication Product Line, mengatakan, "Transformasi digital di Afrika bagian selatan berjalan semakin cepat seiring perkembangan era AI. Di saat yang sama, berbagai perusahaan di kawasan ini juga menghadapi tantangan baru, mulai dari lonjakan kebutuhan keamanan siber hingga keterbatasan efisiensi dalam O&M jaringan. Melalui solusi Xinghe AI Campus terbaru, kami ingin membantu pelanggan membangun jaringan yang siap menghadapi masa depan dengan konektivitas yang cepat, aman, dan cerdas, serta mempercepat transformasi digital dan modernisasi infrastruktur jaringan perusahaan."
Untuk mendorong adopsi teknologi Wi-Fi 7 CSI Sensing di berbagai sektor, Huawei juga menggelar AirEngine Wi-Fi 7 CSI Sensing Challenge. Program ini menjadi wadah bagi pelanggan dan mitra untuk berbagi pengalaman sekaligus mengeksplorasi berbagai peluang pemanfaatan teknologi tersebut dalam beragam skenario bisnis. Pada kesempatan tersebut, Lang Junming, Marketing Director, Enterprise Network Marketing & Solution Sales Department, Huawei, menyerahkan penghargaan kepada para pemenang "AirEngine Wi-Fi 7 CSI Sensing Challenge" dari kawasan Afrika bagian selatan. Huawei menyatakan akan terus berkolaborasi dengan pelanggan dan mitra untuk mengembangkan lebih banyak penerapan teknologi Wi-Fi CSI Sensing di masa mendatang.
Ke depan, Huawei akan semakin memperkuat pengembangan jaringan kampus berbasis AI yang aman dan cerdas guna mendukung pembangunan ekosistem kampus AI yang lebih andal, aman, dan berkelanjutan.


