Casio Luncurkan Jam Tangan MR-G dengan Motif Tradisional Jepang Berwarna Biru “Hanada-iro”

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MRG-B2100D-2A

MRG-B2100D-2A

Motif Kisi-Kisi Tiga Dimensi yang Terinspirasi dari Teknik Kerajinan Kayu Tradisional Kigumi

TOKYO, 8 Januari 2026 /PRNewswire/ — Casio Computer Co., Ltd. hari ini meluncurkan jam tangan MR-G terbaru sebagai bagian dari lini unggulan G-SHOCK yang tahan benturan. Model terbaru MRG-B2100D menampilkan kisi tiga dimensi pada bagian dial yang terinspirasi dari keindahan fungsional kigumi*1, teknik sambungan kayu tradisional Jepang, dengan sentuhan warna biru hanada-iro.
Kigumi adalah metode konstruksi tradisional dan kerajinan kayu Jepang untuk membuat sambungan kayu tanpa memakai paku atau bahan logam.

MRG-B2100D-2A
MRG-B2100D-2A

Dengan prinsip — "Ketangguhan yang menghadirkan keajaiban pada genggaman, membawa kebahagiaan baru dalam kehidupan setiap orang" — Casio terus menciptakan keunggulan baru. Sebagai lini unggulan G-SHOCK, jam tangan MR-G mewujudkan keajaiban dan kebahagiaan tersebut dengan memadukan teknik kerajinan Jepang tingkat tinggi dan teknologi mutakhir dalam desain yang dirancang dengan sangat teliti, serta mempertahankan daya tahan terhadap benturan yang menjadi karakteristik G-SHOCK.

MRG-B2100D yang tahan benturan ini menampilkan motif kisi-kisi tiga dimensi pada bagian dial yang mencerminkan teknik sambungan kayu tradisional Jepang kigumi dalam warna biru khas Jepang hanada-iro.

Jam tangan ini terinspirasi dari siluet pagoda lima lantai sebagai sebuah aset nasional yang terlihat di balik kabut pagi di Prefektur Yamagata, lokasi jam tangan MR-G diproduksi. Bagian dial biru tersebut menampilkan perubahan tampilan yang halus, bergantung pada letak sumber cahaya dan sudut pandang, sehingga menggambarkan transisi indah dari fajar menuju pagi.

Bagian dial ini menggunakan pola geometris yang kompleks, terbentuk dari lekukan yang menyerupai gelombang dan lubang-lubang halus, merefleksikan keindahan dunia kigumi. Celah-celah kecil pada dial membebaskan pergerakan cahaya matahari atau sumber cahaya lain di dalam ruangan, menghasilkan energi yang cukup untuk menggerakkan jam tangan.

Bagian case dan bezel terdiri atas 27 komponen terpisah, dan masing-masing komponen ini dipoles dengan cermat sebelum dirakit secara akurat. Perpaduan teknik kerajinan tradisional Jepang yang telah diwariskan turun-temurun dan teknologi mutakhir menjadikan jam tangan ini simbol keunggulan yang benar-benar berkelas dan elegan.

Dial design inspired by kigumi
Dial design inspired by kigumi

 

Berita Terkait

NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA
WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional
Gravity Game Unite Resmi Luncurkan Ragnarok Zero: Global pada 18 Agustus
Sentosa Development Corporation Siapkan Visi Ambisius untuk Greater Sentosa dengan Landmark, Pantai, dan Atraksi Baru yang Mengubah Cara Warga Singapura Bermain, Bersantai, dan Berkumpul
Salon “Go Guangdong, Go Global” Sesi Indonesia Digelar di Guangzhou
Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:30 WIB

NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:18 WIB

WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Sentosa Development Corporation Siapkan Visi Ambisius untuk Greater Sentosa dengan Landmark, Pantai, dan Atraksi Baru yang Mengubah Cara Warga Singapura Bermain, Bersantai, dan Berkumpul

Berita Terbaru