Farizon Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Niaga Pertama di Luar Negeri yang Berlokasi di Indonesia, V8E Hasil Rakitan Lokal Mulai Diproduksi

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 02:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HANGZHOU, Tiongkok, 19 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Pabrik perakitan kendaraan niaga (knock-down/KD) milik Geely Farizon New Energy Commercial Vehicle yang pertama di luar negeri mulai beroperasi di Indonesia. Kehadiran fasilitas produksi ini mengawali produksi lokal dalam skala besar di Asia Tenggara sehingga menjadi tonggak penting dalam strategi lokalisasi Farizon di pasar global. Peresmian pabrik tersebut ditandai dengan keluarnya V8E pertama hasil perakitan lokal dari lini produksi. Setelah pabrik KD mulai beroperasi dan V8E diproduksi secara lokal, Farizon semakin memperkuat kapasitas manufaktur di Indonesia sebagai fondasi bagi pengembangan bisnis dan ekspansi pasar perusahaan dalam jangka panjang di Indonesia dan Asia Tenggara. CEO, Geely Farizon New Energy Commercial Vehicle Group, Mike Fan; General Manager, Farizon Auto International, Cook Xue; Chairman, Arista Group, Hartono Sohor; dan President Director, Handal Indonesia Motor, Denny Siregar, menghadiri peresmian pabrik KD ini. Bersama mitra lokal dan perwakilan industri, mereka menyaksikan langsung momen penting tersebut.

First Local-Assembled V8E Rolls Off Line
First Local-Assembled V8E Rolls Off Line

Berjarak sekitar 80 kilometer di tenggara Jakarta, pabrik KD Farizon di Indonesia memiliki akses transportasi yang strategis dan fasilitas penunjang yang lengkap. Saat ini, fasilitas tersebut dapat merakit Farizon V8E secara lokal. Ke depan, Farizon akan terus meningkatkan lini produksi dan menambah pilihan produk yang dirakit secara lokal.

V8E yang baru diluncurkan telah melalui serangkaian penyesuaian dan peningkatan agar mampu beradaptasi dengan kondisi jalan perkotaan, kebutuhan logistik, serta iklim di Indonesia. Model ini dilengkapi cargo box berkapasitas 8,5 m³ dan mampu menempuh jarak lebih dari 400 kilometer dalam sekali pengisian daya. Berkat kombinasi tersebut, V8E menawarkan kapasitas angkut yang besar, daya jelajah yang andal, serta kemampuan manuver yang fleksibel. V8E cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengiriman logistik tahap akhir di perkotaan, distribusi barang antara wilayah perkotaan dan pedesaan, hingga kegiatan logistik dalam kota. Melalui V8E, Farizon menghadirkan solusi kendaraan niaga energi baru untuk pasar Indonesia yang efisien, rendah karbon, dan ekonomis.

Berita Terkait

ISB Rayakan 25 Tahun dengan Beasiswa 100% bagi Calon Peserta PGP Internasional
ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas
Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut
Menutup Kesenjangan Literasi Digital Berpotensi Mendorong PDB Global hingga Triliunan Dolar
Yutong Luncurkan Pusat Servis Komprehensif Pertama di Eropa
Trinasolar Pasok Modul Vertex N untuk Proyek PLTS Terapung 562 MWdc di Vietnam
DJI Gelar Sesi “Filmmakers & Visionaries” di Venice Production Bridge dalam Ajang Venice International Film Festival Ke-83
Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:55 WIB

ISB Rayakan 25 Tahun dengan Beasiswa 100% bagi Calon Peserta PGP Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 03:11 WIB

ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas

Jumat, 11 September 2026 - 00:05 WIB

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Kamis, 10 September 2026 - 23:46 WIB

Menutup Kesenjangan Literasi Digital Berpotensi Mendorong PDB Global hingga Triliunan Dolar

Kamis, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Yutong Luncurkan Pusat Servis Komprehensif Pertama di Eropa

Berita Terbaru

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB